Berbagai bagian daging sapi digunakan dalam beberapa jenis masakan. Penting untuk memilih bagian ini untuk menjaga tekstur agar tidak mudah alot. Lantas Apa potongan daging yang paling sehat?
Bagian Daging Sapi yang Paling Sehat
Potongan sapi yang rendah lemak—gandik, tanjung, dan bagian atas dan ujung sirloin—adalah yang paling sehat.
Lemak sapi meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat, yang dapat menyebabkan penyakit jantung.
Namun, ini tidak berarti Anda harus berhenti makan daging sapi. Daging sapi mengandung banyak zat gizi, seperti kalsium, zink, dan vitamin B12.
Karena tinggi zat besi, daging sapi juga bagus untuk makanan penambah darah.
Cara memilih daging sapi yang sedikit lemak
Untuk mengetahui daging mana yang mengandung lemak paling sedikit, Anda tidak perlu menghafal anatomi setiap bagian daging sapi.
Berikut adalah beberapa cara untuk memastikan daging sapi Anda aman untuk dikonsumsi:
1. Lihat Kemasan
Jika Anda membeli daging sapi di pasar, Anda biasanya melihat daging sapi dipotong di tempatnya. Anda bisa meminta penjual untuk menyingkirkan lapisan lemaknya.
Namun, beberapa jenis potongan sapi sudah dikemas juga tersedia di toko swalayan.
Saat memilih daging yang dikemas, perhatikan informasi gizi pada label dan pilih daging dengan kadar lemak terendah.
2. Perhatikan garis putih di daging.
Pertama, saat memilih daging, perhatikan apakah ada garis-garis putih padanya.
Sebenarnya, garis yang disebut sebagai marbling ini adalah lemak
Semakin banyak garis putih di daging, semakin banyak lemaknya.
Oleh karena itu, pilih daging dengan garis putih paling sedikit.
3. Pilih daging giling saja tanpa campuran.
Pastikan daging giling tidak dicampur dengan lemak atau hati sapi jika Anda ingin membelinya.
Banyak lemak jenuh dan kolesterol dalam hati sapi, yang dapat membahayakan kesehatan jantung.
Sebagian besar daging sapi memiliki tingkat lemak jenuh yang berbeda.
Pastikan daging Anda dimasak dengan cara yang sehat: hindari digoreng; lebih baik dipanggang, dibuat sup, atau ditumis.
Batasi pula porsi daging sapi untuk menurunkan risiko kenaikan kolesterol, penyakit jantung, hingga kanker kolorektal
Komentar