Unggulan

Studi: Lima Hal Ini Bisa Membuat Hidup Anda Lebih Bahagia

https://pixabay.com/id/users/adelkazaika-21087530/?utm_source=link-attribution&utm_medium=referral&utm_campaign=image&utm_content=6174061

Hobi adalah cara bagi banyak orang untuk "melepaskan diri" atau melepaskan stres dari hari yang buruk dan rutinitas harian. Sebuah penelitian baru menemukan bahwa terlibat dalam kegiatan kreatif meningkatkan tingkat kebahagiaan hidup.

Pada dasarnya, melakukan aktivitas yang disukai biasanya dapat membuat Anda merasa lebih santai dan berdampak positif pada kesehatan fisik dan metal Anda.

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh American Psychiatric Association (APA) pada Juli 2023 menemukan bahwa orang Amerika yang terlibat dalam aktivitas kreatif setidaknya seminggu sekali melaporkan kesehatan mental yang lebih baik dibandingkan dengan orang yang tidak terlibat sama sekali.

Kegiatan kreatif mungkin berdampak positif pada tekanan darah, morbiditas dan mortalitas, distribusi berat badan, dan kualitas fisik lainnya.

Kami merangkum 3 aktifitas yang membuat hidup kamu lebih bahagia


1. Mendengar Musik

Salah satu aktivitas rekreasi yang paling populer adalah mendengarkan musik. Sekitar 77% responden jajak pendapat APA mengatakan mendengarkan musik membantu mengurangi stres dan kecemasan.

Mendengarkan musik yang disukai dapat menyeimbangkan amigdala, atau bagian otak yang mengatur emosi. Bagian otak manusia ini sensitif terhadap musik yang dianggap menyenangkan.

Howard Liu, seorang psikiater dewasa, anak, dan remaja di University of Nebraska Medical Center, menyatakan, "Ada asosiasi positif antara mendengarkan musik dan kesejahteraan melalui belajar mengelola emosi seseorang, beristirahat dari masalah, dan membuatnya lebih mudah untuk terhubung dengan orang lain yang memiliki hasrat yang sama untuk gaya atau grup musik."

Sebuah studi tahun 2022 oleh Graduate University of Mongolia juga menemukan bahwa musik pop, metal, rock, klasik Barat, dan musik tradisional Tiongkok memiliki korelasi positif antara kesehatan mental seseorang dan perilaku sehari-hari.

Mendengarkan musik juga dapat mengurangi rasa sakit, memperbaiki postur dan gerakan, dan mengurangi agitasi yang terkait dengan penyakit, bahkan jika seseorang tidak mendengarkannya secara aktif.

2. Bermain puzzle

Hampir empat puluh persen orang yang berpartisipasi dalam studi APA mengatakan bahwa memecahkan teka-teki membantu mengurangi stres. Fungsi korteks prefrontal, yang bertanggung jawab atas fungsi kognitif seperti berpikir, mengambil keputusan, konsentrasi, dan memecahkan masalah, ditingkatkan saat bermain permainan puzzle.

Selain itu, teka-teki silang dapat meningkatkan pemikiran, meningkatkan kepercayaan diri, dan mempercepat proses belajar. Sebuah studi tahun 2021 dari Departemen Farmakologi di Ananta Institute of Medical Sciences & Research Center di India menunjukkan hal itu.

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh New England Journal of Medicine pada tahun 2022 melihat bagaimana pemecahan puzzle berdampak pada orang dewasa dengan gangguan kognitif ringan berusia 62 hingga 80 tahun.

3. Menulis

Karena alasan tertentu, jurnalisasi adalah metode perawatan kesehatan mental yang populer. Menulis, terutama dengan bahasa kreatif dan puitis, dapat menjadi terapi, menurut 16 persen orang yang disurvei.

Vaile Wright, direktur senior inovasi perawatan kesehatan Asosiasi Psikologi Amerika, menyatakan, "Menulis dapat mencakup penulisan kreatif, puisi, jurnal, dan otobiografi."

Selain itu, dia menambahkan, "Orang-orang telah melihat menuliskan peristiwa negatif dan bagaimana mereka menghadapinya. Orang-orang telah melihat menuliskan peristiwa positif dengan efek yang sama. Orang-orang telah melihat menuliskan peristiwa negatif dan bagaimana mereka menghadapinya."

Komentar

Postingan Populer